Contoh Soal Psikologi | Contoh soal psikotes dan jawabannya

soal psikologiContoh Soal Psikologi – Mencari sebuah pekerjaan yang baik akan sangat mempengaruhi masa depan kita. Dalam persaingan kerja yang sangat tinggi, itu bukan hal yang mudah. Para pesaing Anda adalah orang yang sangat kompeten di bidangnya. Oleh karena itu, ketika Anda mendapat panggilan tes kerja, janganlah disia-siakan. Persiapkanlah diri Anda sebaik-baiknya untuk mengikuti rangkaian tes yang akan anda ikuti agar mendapatkan hasil yang terbaik.

Salah satu rangkaian tes itu adalah tes psikologi atau dikenal dengan istilah “psikotes”. Psikotes bukan dirancang untuk  mengetahui seberapa kecerdasan anda saat ini, namun lebih untuk mengetahui bagaimana kondisi psikologis Anda. Hal ini sangat penting bagi perusahaan karena akan berpengaruh tehadap cara dan suasana kerja Anda nantinya di perusahaan. Dalam rangkaian psikotes akan ada banyak soal yang sebenarnya mudah namun terlihat sulit. Oleh karena itu sebaiknya Banyak berlatih berbagai tipe soal psikotes yang berbeda agar anda mempunyai gambaran tentang soal tersebut. Luangkanlah waktu meskipun sedikit untuk mengerjakan soal-soal psikotes setiap harinya. Seperti kata pepatah “sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit” , nantinya tidak terasa akan banyak tipe soal psikotes yang sudah anda pelajari sehingga akan mudah ketika mengerjakan psikotes yang sebenarnya.

Psikotes sebenarnya bukanlah tes yang sulit dan rumit, namun jenis tes ini memerlukan kecepatan tertentu dalam memahami dan menjawab soal. Meskipun jawaban anda benar, namun jika anda terlalu boros dalam penggunaan waktu maka anda tidak akan lulus karena tes ini memang dirancang untuk dikerjakan dengan batasan waktu tertentu. Ada banyak tipe atau jenis soal psikotes antara lain tes informasi singkat, tes seri angka dan huruf, tes identifikasi, tes diksi, tes padanan kata, tes analogi sederhana, tes berhitung cepat, tes penjumlahan angka berkolom, tes posisi kata, tes ketelitian, tes menggambar dan masih banyak lagi yang lainnya. Lalu bagaimanakah bentuk soal dan cara menjawabnya dari masing-masing tes tersebut ? berikut ini akan diuraikan contoh soal psikologi atau psikotes satu persatu.

Tes seri angka dan huruf

Tes ini bertujuan untuk mengetahui keruntutan cara berfikir seseorang. Pengujian dengan seri angka dan huruf mencerminkan soal keruntutan logika. Sekilas tes ini terlihat sangat sulit dipecahkan, namun jika sudah tahu rahasia keteraturan serinya maka akan sangat mudah dikerjakan. Seringkali seseorang kehilangan banyak waktu untuk mencermati dan memecahkan seri angka dan huruf ini.

Contoh :

Tentukan dua angka berikut dari baris-baris angka berikut :

12     ,29    ,14    ,28    ,16    ,27     ,….        ,…..

Jawaban :

Terlebih dahulu, carilah pola irama bilangan-bilangan tersebut, dalam contoh diatas ada 2 seri bilangan yang ditemukan yaitu :

12     , 14    ,16     ,….    ,….   (dari bilangan yang paling kiri ditambah 2)

29,    ,28     ,27    ,….    ,….    ( dari bilangan yang paling kiri dikurang 1)

Jadi bilangan diatas iramanya adalah +2 dan -1, maka angka selanjutnya adalah 18 dan 26.

Tes identifikasi

Tes identifikasi ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan seseorang dalam mengenali posisi suatu kata terhadap kata lain. Kata dalam tes ini diwakili oleh empat atau lima pilihan. Seseorang diminta untuk memilih satu diantara empat  atau lima kata tersebut  yang berbeda maknanya. Kemampuan untuk mencermati makna kata sangat dibutuhkan agar tidak masuk dalam jebakan pembuat soal.

Contoh :

Tentukan yang berbeda dari lima kata berikut ini :

  1. Meraung
  2. Meniup
  3. Berteriak
  4. Berbicara
  5. Mendengar

Jabawan :

Kata-kata diatas adalah sekumpulan aktivitas mulut. Namun, ada satu kata yang berbeda yaitu “mendengar” yang merupakan aktifitas yang dilakukan menggunakan telinga. Maka jawabannya adalah E. Mendengar.

Tes Diksi

Tes ini berkaitan dengan pengetahuan seseorang dalam kaitannya dengan pemilihan kata untuk mengungkapkan gagasan dan pemikiran. Biasanya untuk setiap soal disediakan satu jenis kata, kemudian seseorang diminta mencari kata lain dengan makna kata yang terdekat.

Contoh :

Kata apa yang paling mendekati maknanya dengan istilah Kosmetik?

  1. Bedak
  2. Deodoran
  3. Alat kecantikan
  4. Pewangi
  5. Perhiasan

Jawaban : B. Alat kecantikan

Tes Padanan Kata

Tes padanan kata bertujuan untuk mengetahui pemahaman seseorang terhadap kata-kata serapan dari bahasa asing. Pengetahuan tentang kata serapan ini sangat mendukung kemampuan diplomasi , negosiasi dan presentasi, memahami bacaan diskusi dan lain sebagainya yang diperlukan dalam kerja suatu instansi dan perusahaan.

Contoh :

Tentukan dua padanan kata dari istilah KUNO

  1. Klasik
  2. Antik
  3. Sejarah
  4. Masehi
  5. Tua

Jawaban :

  1. KLASIK dan E. TUA

Tes Analogi

Tes ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan seseorang dalam kaitannya dengan pengambilan keputusan. Analogi merupakan pengambilan keputusan melalui tehnik perbandingan kasus  yang sejenis.  Tes analogi ini sebenarnya tidaklah sulit, hanya saja banyak jebakan yang dibuat oleh si pembuat soal. Oleh karena itu, Anda harus mencermati baik-baik logika yang dibangun antara pasangan kata.

Contoh :

  1. Mata : Melihat
  2. Kaki : Sepatu
  3. Merah : warna
  4. Telinga : anting
  5. Rambut : Semir

Jawaban :

Mulut digunakan untuk makan, analogi yang tepat adalah A. Mata : Melihat yaitu mata digunakan untuk meelihat.

Tes Berhitung

Tes berhitung cepat berhubungan dengan logika matematika. Dalam tes ini biasanya tidak ada trik-trik tertentu yang potensial menjebak jawaban seseorang. Selain kemampuan matemaatis, ketelitian dan kecermatan juga sangat diperlukan untuk mengerjakan tes berhitung.

Contoh

Berapa jumlah dari angka-angka berikut :

25% + 1 ½ + 0,25= …

Jawaban :

Untuk mempermudah perhitungan, angka-angka tersebut disamakan bentuknya terlebih dahulu bentuknya. Misal 25%=0,25; 1 ½ =1,50. Jadi : 0,25 + 1,50 + 0,25 = 2

Tes Penjumlahan angka

Tes ini bertujuan untuk mengukur daya tahan dan kecermatan seseorang dalam mengetahui suatu persoalan. Caranya dengan menjumlahkan angka-angka sesuai kolom dari bawah ke atas.  Tes ini sangat sederhana namun memerlukan ketahanan dalam berpikir agar tidak keliru dalam penjumlahannya. Sekali penjumlahan keliru maka hasilnya pun akan keliru. Tes ini sering disebut dengan pauli tes. Silahkan kunjungi artikel tips lulus pauli dan kraepelin tes untuk belajar tes penjumlahan angka.

Tes Verbal

Tes verbal tergolong tipe soal psikotes yang paling mudah sehingga bisa Anda gunakan untuk mencuri angka sebanyak-banyaknya.  Tujuan tes ini adalah untuk mengetahui pertimbangan seseorang dalam mengambil kepurusan-keputusan pribadi. Cara berpikir lateral sangat membantu mengerjakan soal psikotes tipe ini.

Contoh

Mana yang tidak sesuai ?

  1. Baungker
  2. Bingkam
  3. Lura
  4. Nuta

Jawab :

Pilihan kata dalam item-item diatas nampak asing sehingga cukup memusingkan. Namun , mari kita coba mencermati dan menyusun ulang huruf-hurufnya maka akan kita dapati kata-kata : kerbau,Kambing, Ular dan unta. Setelah disusun kembali berdasarkan kemungkinan-kemungkinan yang ada , maka jawaban dari pertanyaan yang tertuang sudah bisa dianalisis. Semua adalah binatang ternak yang memamah biak kecuali ular. Maka jawaban dari soal diatas adalah ular. Untuk berlatih tes verbal silahkan lihat artikel sebelumnya tentang 21 tips mengerjakan tes verbal.

Tes Lawan Kata

Tes ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan seseorang dalam memahami makna dan posisi kata.

Contoh :

Bagaimana pisoso kata MELIHAt dan MENGINTIP ?

Jawaban :

Kata ini berhubungan secara sinonim. Posisi dan hubungan kata sinonim seringkali tidak sama persis, tetapi tetap berhubungan.

Tes Ketelitian

Tes ini bertujuan untuk mengetahui seberapa teliti dan cermat seseorang dalam menyelesaikan tugas yang dibebankan kepadanya. Ketelitian seringkali diremehkan, namun bisa menjadi sangat vital. Misal password komputer kantor dengan kombinasi huruf besar dan kecil seerta karakter, tanpa adanya ketelitian tentu akan sulit mengingat password tersebut secara tepat. Soal tes ini adalah dengan mencocokkan kesamaan ejaan dari lajur kiri dan lajur kanan.

Contoh :

7277jdhjmw jdn_ksj                7277jdhjmw jdn-ksj

Jawab :

Tidak sama, lajur kiri terdapat garis “_” sedangkan pada lajur kanan menggunakan gari “-”

Oke , semoga artikel contoh soal psikologi ini  bisa bermanfaat. Untuk belajar lebih banyak tentang psikotes, silahkan lihat ebook psikotes berikut. Mohon bantuannya share artikel ini ya semoga bermanfaat juga untuk orang lain. Teima kasih.

Tes Kemampuan Verbal

Tes Kemampuan Verbal – Dalam TPA, salah satu soal yang biasa muncul adalah tes verbal, dan salah satu jenis tes verbal yang sering keluar adalah padanan hubungan kata. Berikut ini contoh nya :

Supir : Mobil

  1. Pesawat : Pilot
  2. Kuda : Pedati
  3. Masinis : Kereta Api
  4. Delman : Kusir
  5. Pilot : Masinis

Sebenarnya mengerjakan tes kemampuan verbal tidaklah sulit jika Anda sudah tahu kuncinya. Anda hanya perlu memahami pola-pola hubungan kata seperti dibawah ini. Silahkan hapalkan pola-pola yang ada dan Insya Allah tes verbal bukan lagi menjadi momok bagi Anda.

Pola hubungan kata dalam tes kemampuan verbal :

  1. Yang mengendalikan A biasanya B
  2. A biasanya berisi B
  3. A memerlukan alat bernama B
  4. A adalah hasil dari B
  5. A adalah bahan baku utama untuk membuat B
  6. adanya A menyebabkan B
  7. Ilmu tentang A disebut dengan B
  8. Untuk melindungi A diperlukan B
  9. Supaya jangan A harus diberi B
  10. Bila tanpa menggunakan A maka terjadi B
  11. A adalah bagian dari B
  12. A membutuhkan B untuk bisa dipakai
  13. A memiliki rasa B
  14. A adalah sumber tenaga dari B
  15. Untuk menghilangkan A diperlukan B
  16. A adalah salah satu jenis dari B
  17. A banyak terdapat di B
  18. Nilai tambah terbesar dari A adalah jika sudah diolah menjadi B
  19. Yang menemukan A pertama kali adalah B
  20. Tempat untuk menyimpan A adalah B
  21. Karya A biasanya dihasilkan oleh B

Nah, itu tadi 21 pola pada tes verbal hubungan kata, silahkan dihapalkan dan giat lah berlatih. Semoga artikel inibermanfaat. Mohon bantuan share ya, makasih. Baca juga artikel lainnya contoh soal deret angka dan  tes logika penalaran